Mengenal berbagai macam tipe data di Arduino, cara memanipulasi data menggunakan operator, serta mengontrol alur program menggunakan percabangan (if, if-else, if-else-if).
Dalam dunia pemrograman, kita sering perlu menyimpan informasi (seperti nilai sensor, atau status lampu). Informasi ini disimpan dalam "variabel", dan setiap variabel harus memiliki Tipe Data.
Menyimpan bilangan bulat (tanpa koma).
int umur = 16;int nilaiSensor = 500;Menyimpan bilangan desimal (pecahan dengan titik).
float suhu = 36.5;float phi = 3.14;Menyimpan SATU karakter huruf/simbol (pakai petik tunggal).
char nilaiMutu = 'A';Hanya memiliki dua nilai: true (1) atau false (0).
boolean lampuMenyala = true;Menyimpan kumpulan karakter / teks (pakai petik ganda).
String namaSiswa = "Budi Santoso";Setelah kita memiliki data, apa yang kita lakukan dengannya? Di sinilah Operator berperan. Operator adalah simbol untuk melakukan operasi pada data.
+ Penjumlahan (contoh: 5 + 3)- Pengurangan (contoh: 10 - 2)* Perkalian (contoh: 4 * 2)/ Pembagian (contoh: 10 / 2)% Sisa bagi / Modulo (contoh: 10 % 3 = 1)Digunakan untuk membandingkan dua buah nilai. Hasilnya selalu true (benar) atau false (salah).
== Sama dengan (contoh: 5 == 5 hasilnya true)!= Tidak sama dengan (contoh: 5 != 3 hasilnya true)> Lebih besar dari< Lebih kecil dari>= Lebih besar atau sama dengan<= Lebih kecil atau sama dengan= digunakan untuk MEMASUKKAN NILAI (contoh: int a = 5;).== digunakan untuk MEMBANDINGKAN (contoh: if (a == 5)).&& (AND/Dan): Bernilai true JIKA KEDUANYA true.|| (OR/Atau): Bernilai true JIKA SALAH SATU true.! (NOT/Bukan): Membalik logika (true jadi false, false jadi true).Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering membuat keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Misalnya:"JIKA hari ini hujan, MAKA saya bawa payung. JIKA TIDAK, saya pakai topi."
Di Arduino, kita menggunakan perintah if dan else untuk mengambil keputusan ini.
Hanya menjalankan kode jika kondisinya benar.
if (nilai > 80) {
// Lakukan ini jika nilai lebih dari 80
}Ada rencana cadangan jika kondisi pertama salah.
if (nilai > 80) {
// Lulus
} else {
// Tidak Lulus
}Mengecek beberapa kondisi secara berurutan.
if (nilai >= 90) {
// Grade A
} else if (nilai >= 80) {
// Grade B
} else {
// Grade C
}Mari kita gabungkan pengetahuan tentang tipe data, operator, dan percabangan dalam satu program! Program ini akan menentukan Grade berdasarkan sebuah nilai ujian, dan mencetaknya ke Serial Monitor.
int nilaiUjian = 85; menjadi 92, lalu menjadi 65, kemudian jalankan kembali (Upload) programnya. Perhatikan perubahan output di Serial Monitor!Solusi:Kamu mungkin lupa menambahkan titik koma (;) di akhir perintah Serial.println()
Solusi:Pastikan baud rate di Serial Monitor sudah diatur ke 9600
Ubah program "GradeChecker.ino" di atas menjadi program pemantau suhu! Ketentuannya:
float bernama suhuSekarang dengan nilai awal 32.5.Luangkan 2–3 menit untuk menjawab pertanyaan di bawah secara jujur.
Apa yang paling mengejutkan atau menarik hari ini?
Konsep mana (tipe data, operator, atau percabangan) yang menurutmu paling menarik untuk digunakan saat membuat robot?
Apa yang masih membingungkan atau ingin kamu pahami lebih dalam?
Apakah kamu masih sering bingung membedakan kapan harus menggunakan if, else if, dan else?
Apa yang ingin kamu coba atau pelajari minggu depan?
Coba pikirkan satu alat elektronik di rumahmu yang cara kerjanya menggunakan sistem percabangan if-else (contoh: kulkas, rice cooker)!
Refleksi tidak dinilai — ini adalah ruang jujurmu untuk berpikir.