Membaca data suhu dan kelembaban dengan sensor DHT11 serta menampilkannya ke Serial Monitor.
Dalam sistem Smart Agriculture, parameter lingkungan paling dasar yang harus kita pantau adalah suhu dan kelembaban udara. Untuk ini, kita akan menggunakan sensor DHT11.
Berbeda dengan potensiometer yang nilainya bisa langsung dibaca dengan analogRead(), DHT11 mengirimkan datanya secara digital menggunakan protokol komunikasi khusus (mirip sandi morse digital). Membaca datanya secara manual sangat rumit. Disinilah kita butuh Library.
Library adalah kumpulan kode yang sudah ditulis oleh programmer lain untuk mempermudah pekerjaan kita. Alih-alih menulis ratusan baris kode untuk menerjemahkan sinyal DHT11, kita cukup menggunakan library.
Setelah terinstall, kita bisa memasukkan library tersebut ke dalam kode kita menggunakan perintah #include <DHT.h> di baris paling atas.
Berikut adalah struktur kode dasar untuk membaca sensor DHT11. Kita akan mendeklarasikan pin, tipe DHT, dan menggunakan fungsi bawaan library untuk membaca nilainya.
Selain membaca data, kita akan membuat sistem kita lebih pintar. Kita akan memformat tampilan datanya seperti tabel log (Data Logger) dan menambahkan fitur Alert (alarm) jika suhu melampaui batas tertentu (threshold).
Solusi:Cek kabel DATA DHT11, pastikan tersambung ke pin 2. Pastikan VCC dan GND tidak terbalik.
Solusi:'nan' artinya Not a Number. Biasanya karena delay di loop kurang dari 2000ms. DHT11 butuh waktu 2 detik antar pembacaan.
Modifikasi kode di atas dengan ketentuan berikut:
Luangkan 2–3 menit untuk menjawab pertanyaan di bawah secara jujur.
Apa yang paling mengejutkan atau menarik hari ini?
Apa keuntungan menggunakan library dibandingkan menulis kode dari nol?
Apa yang masih membingungkan atau ingin kamu pahami lebih dalam?
Bagian mana dari kode data logger yang paling rumit menurutmu?
Apa yang ingin kamu coba atau pelajari minggu depan?
Apa ide yang kamu miliki untuk memanfaatkan sensor DHT11 di rumahmu?
Refleksi tidak dinilai — ini adalah ruang jujurmu untuk berpikir.