Mempelajari sensor ultrasonik HC-SR04 dan menggunakannya untuk membuat sistem parkir.
Tahukah kamu bagaimana kelelawar bisa terbang di malam hari tanpa menabrak pohon? Mereka menggunakan teknik ekolokasi (pantulan suara). Mereka mengeluarkan suara melengking tinggi, lalu mendengarkan gema atau pantulannya ketika suara itu mengenai objek, lalu kembali ke telinga mereka.
Sensor jarak ultrasonik (seperti HC-SR04) meniru persis cara kelelawar ini! Kata "ultra" berarti di atas, dan "sonik" berarti suara. Suara ultrasonik adalah gelombang suara yang frekuensinya di atas ambang pendengaran manusia (di atas 20.000 Hz).
Sensor HC-SR04 memiliki dua "mata" (silinder logam), namun sebenarnya itu bukan mata. Yang satu adalah pemancar suara (Speaker / Transmitter), dan yang satunya lagi adalah penerima suara (Microphone / Receiver).
HIGH singkat ke pin TRIG (Trigger).HIGH selama gelombang belum kembali, dan berubah menjadi LOW saat pantulan ditangkap oleh Receiver.Arduino tidak langsung memberikan nilai "10 cm". Arduino hanya bisa mengukur waktu yang dihabiskan sejak suara dipancarkan sampai pantulannya ditangkap (durasi pin Echo HIGH).
Kecepatan rambat suara di udara adalah sekitar 340 meter per detik, atau setara dengan 0,034 sentimeter per mikrosekon (cm/µs).
Dengan rumus fisika sederhana Jarak = Kecepatan × Waktu:Jarak = Durasi (µs) × 0.034 (cm/µs)
Durasi yang dihitung adalah waktu suara pergi dan pulang. Karena kita hanya butuh jarak ke objek (bukan bolak-balik), kita harus membagi hasilnya dengan 2.
Rumus Final: Jarak = (Durasi × 0.034) / 2
Sekarang mari kita buat sistem sensor parkir. Kita akan membuat indikator peringatan menggunakan 3 LED (Hijau, Kuning, Merah) dan Buzzer, sesuai dengan zona jaraknya.
Solusi:Cek pin koneksi kabel jumper! Sering kali kabel TRIG dan ECHO tertukar di Arduino. Pastikan juga objek pemantul datar dan kokoh; bahan kain berbulu/spons dapat menyerap gelombang suara alih-alih memantulkannya.
Solusi:Sensor ini memiliki 'blind spot' (titik buta) di bawah 2 cm. Jarak minimal yang bisa dideteksi dengan akurat biasanya di atas 2-3 sentimeter.
Sempurnakan program sensor parkir di atas dengan aturan:
Luangkan 2–3 menit untuk menjawab pertanyaan di bawah secara jujur.
Apa yang paling mengejutkan atau menarik hari ini?
Konsep fisika apa yang baru kamu sadari memiliki aplikasi langsung dalam program yang kita buat?
Apa yang masih membingungkan atau ingin kamu pahami lebih dalam?
Apakah penggunaan fungsi `pulseIn()` dan delay microsecond pada sensor ini dapat kamu pahami?
Apa yang ingin kamu coba atau pelajari minggu depan?
Selain sensor parkir mobil, sistem apa lagi yang bisa kamu buat dengan memanfaatkan sensor pengukur jarak ini?
Refleksi tidak dinilai — ini adalah ruang jujurmu untuk berpikir.