Eksplorasi pembuatan efek warna-warni yang dinamis dan visualisasi suara menggunakan LED RGB dan komponen audio.
Pernahkah kalian melihat layar TV atau HP dari jarak yang sangat dekat? Kalian akan melihat bahwa gambar di layar terbentuk dari titik-titik kecil berwarna Merah, Hijau, dan Biru. Inilah yang disebut dengan Model Warna RGB (Red, Green, Blue).
LED RGB sebenarnya adalah tiga LED (merah, hijau, biru) yang disatukan dalam satu komponen. Untuk membuat warna-warni yang berbeda, kita menggunakan trik PWM (Pulse Width Modulation) untuk mengatur seberapa terang masing-masing LED ini.
Dengan memanipulasi nilai PWM secara berulang menggunakan fungsi loop, kita bisa membuat warna yang berkedip, memudar (fade), atau berubah pelan-pelan seperti warna pelangi.
Untuk membuat alat kita semakin seru, kita bisa menggabungkan LED RGB dengan sebuah Buzzer. Bayangkan warna LED berubah seiring dengan nada lagu yang diputar!
Mari kita rangkai semua yang kita pelajari menjadi proyek Rainbow Visualizer.
Solusi:Cek kembali kabel dari pin Arduino ke kaki LED RGB. Mungkin posisinya tertukar.
Solusi:Pastikan kaki terpanjang LED RGB (Common Cathode) terhubung ke GND. Jika Anda menggunakan Common Anode, harus ke 5V.
Luangkan 2–3 menit untuk menjawab pertanyaan di bawah secara jujur.
Apa yang paling mengejutkan atau menarik hari ini?
Apakah kamu kaget saat tahu campuran warna cahaya berbeda dengan campuran cat?
Apa yang masih membingungkan atau ingin kamu pahami lebih dalam?
Bagian mana dari kode Rainbow Cycle yang paling sulit dipahami?
Apa yang ingin kamu coba atau pelajari minggu depan?
Kombinasi warna favorit apa yang ingin kamu buat selanjutnya?
Refleksi tidak dinilai — ini adalah ruang jujurmu untuk berpikir.